Minggu, 01 Juli 2012
Putri Mahkota
PUTRI MAHKOTA Kisah ini berawal dari sebuah kota kecil yang bernama Alta. Mengisahkan tentang seorang anak perempuan yang bernama Aap. Hidupnya serba berkecukupan apa yang dia mau selalu diberikan oleh orang tuanya yang merupakan orang terpandang dari kota Alta. Akan tetapi semua kemudahan yang didapat oleh Aap justru membuatnya menjadi anak yang manja bahkan sangat manja. Suatu ketika Aap yang sudah lulus smp , ingin melanjutkan sekolahnya ke Sma favorit dikota Alta. Meskipun terkenal manja tapi Aap ini juga merupakan gadis yang cerdas dan pandai. Jadi, mudah saja baginya untuk masuk kesekolah favorit tesebut. Iapun masuk kelas X.C, dan ia bertemu dengan seorang pria yang bernama Aan. Ternyata Aan langsung jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Aap.Aanpun meberikan perhatian lebih pada Aap, dan merekapun akhirnya berteman dekat. Semakin hari merekapun semakin dekat. Hingga pada akhirnya Aan memutuskan untuk menyatakan cintanya pada Aap. “Aap, kitakan udah lama berteman dekat” “ ia, kita memang udah lama berteman dekat, memangnya ada apa, kok kamu menanyakan itu? Aaan terdiam sejenak “ ada yang ingin kubicarakan sama kamu.” “ ya, udah ngomong aja. Biasanyakan kamu selau langsung aja kalau mau ngomong” Aan kembali terdiam” Sebenarnya.... “ ya, sebenarnya” Aan jadi gugup “ sebenarnya kau cinta samu kamu. Aku sayang sama kamu. “ mereka berdua terdiam... “ hahahahah...... aduh Aan gak lucu banget kamu ni becandanya” Aap menganggap Aan hanya sedang bercanda “ Aku serius ap, aku memang jatuh cinta sama kamu. Sejak pertama kali kita bertemu, aku langsung jatuh cinta pada pandangan pertama denganmu... “ Aap terdiam sejenak. “ jadi kamu serius cinta ma aku, aku amau saja menerima cintamu, tapi... “ “ tapi apa? Ayo katakan padaku” “ gak terlau sulit sih, aku Cuma minta kamu turuti aja apa mauku,” Aan terdiam “ gimana mau gak?,” “ oklah aku mau- mau saja, demi cinta aku akan melakukan apa saja” “ ok kalu gitu, kita mulai syarat yang pertama.” “ apa syarat yang pertama? “ Aap mengjak Aan kesuatu tempat “ nah kamu lihatkan kelas ini” “ iya kau lihat, kotor sekali kelas ini, tapi ngomong-ngomong apa syarat pertama yang harus kuturuti?” “ kamu harus bersihkan kelas ini sampai bersih, gimana mau gak yang?, “ Aan merenung sejenak “ kalau mas gak mau ya udah biar Aap sendirian aja yang bersihkan semuanya “ Aan langsung berdiri tegap, gak dong An. Aan gak perlu repot-repot ngotori tangan indahmu, biar mas aja yang beresin “ “ aduh mas baik banget, aku benar-benar gak salah pilih” mendengar ucapan Aap, Aan langsung hatinya berbunga – berbunga. Tapi Aan tidak tahu bahwa sebenarya Aap sama sekali tidak mencintainya. Dia hanya ingin memanfaatkan Aan saja. Akan tetapi Aan yang hatinya sedang berbunga- bunga tidak menyadari bahwa ia sedang dimanfaatkan. “ oya mas Aan, aku mau keluar bentar ya?” “ keluar kemana?” tanya Aan “ Cuma bentar aja kok mas, boleh ya?:” “ iya- iya , silahkan aja, tapi jangan lupa balik lagi kesini ya, ntar mas sendirian disini” “ si pdeh mas pokoknya, lagipula masa’ sih Aap tega ninggali kamu mas,” ucap Aap dengan rayuan mautnya. Dan Aanpun hanya tesenyum saja . Aap pun berjalan menuju kekantin dan tiba- tiba tanpa sengaja ia bertabrakan dengan seorang pria dari arah yang berlawanan. “aduh kamu tu kalu jalan.....!?” Aan menghentikan ucapanya saat mengetahui ternyata yang menbaraknya adalah sosok pria tampan yang langsung membuatnya tercengang “ ma.. maaf aku tidak sengaja, “ “ gak papa koq, aku baik-baik saja” pria itu mengulurkan tanganya kepada Aap. Aap pun membalas uluran tanganya. “ kamu mau kemana, koq sepertinya terburu-terburu sekali!” “ gak kok, aku Cuma mau kekantin aja” “ kebetulan sekali kalau begitu. Aku juga mau kekantin?” “ kalau gitu kita barengan aja, gimana?” “ ehm boleh juga, aku yang traktir.” Aap terdiam “ “ anggap saja ini ini sebagai permintaan maafku karena telah menabrakmu tadi, gimana” Aap hanya mengangguk sambil tersenyum bahagia.merekapun duduk dan makan dikantin sambil ngobrol- ngobrol. Tak tersa bel masukpun telah berbunyi “teng-teng” “ wah, cepatnya....” ucap Aap “ gak terasa ya, udah masuk, kalu begitu ayo kita masuk” “ iya!” merekapun berjalan menuju kekelas masing-masing, tiba- tiba Aap memanggil Pria yang ditemuinya tadi” tunggu....” teriak Aap dengan lantang” pria itupun berhenti dan menoleh kearah Aap” ada apa?” “ e..ee anu, aku mau nanya nama kamu siapa?” “ benar juga ya , kita belum berkenalan “ Pria itupun menghampiri Aap sambil mengulurkan tanganya “ namaku Iwan, “ “ namaku Aap “ mereka berduapun tersenyum dan agak lama saling bertatap muka. Tanpa disadari ada seseorang yang memperhatikan mereka berdua. Orang itu ialah teman akrab dari Aan, Linda namanya. “ wah sepertinya ada sesuatu diantara mereka. “ Lindapun segera bergegas pergi meninggalkan mereka. Sementara itu Aap dan Iwan masih saling bertatap muka dengan tatapan penuh cinta” eh, nanti kita terlambat “ benar juga “ “ udah ya, Ap. Aku duluan” Aapnhanya tersenyum sambil terus memandangi sosok Iwan yang semakin menjauh. Setelah sosok Iwan telah pergi iapun segera bergegas menuju kekelasnya. Iapun duduk dikelasnya sambil melamun karena terbayang – bayang sosok Iwan yang begitu rupawan. Tiba –tiba dari Aan mengejutkanya dari belakang” hayo. Mikirin apa? Aap langsung terkejut “ Aduh mas, kamu ni ngageti aja. “ Aap dengan wajah cemberut “ aduh mas gitu aja marah sih?” Aap semakin cemberut “ ok deh, mas minta maaf, sebagai gantinya kalau setiap kamu piket, mas teus deh yang ngerjain “ Aap tercengang “ serius mas Aan mau ngerjain giliran piket aku terus?” serius , dua rius bahkan” Aap merasa sengang, pikirnya ini kesempatan dia untuk semakin memanfaatkan si Aan . “ aduh makash banget ya mas. Mas baik banget deh. Aku makin sayang aja sama ma” Aan resenyum kegirangan mendengar kata-kata manis dari
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar